Selasa, 07 Maret 2017

Pemerintah Malaysia mengusir Duta besar Korea Utara

Pemerintah Malaysia mengusir Duta besar Korea Utara Kang Chol, Kang Chol harus hengkang dari negeri Jiran dalam 48 jam sejak keputusan tersebut keluar Sabtu kemarin
Kang Chol Duta Besar Korea Utara
Pemerintah Malaysia mengusir Duta besar Korea Utara Kang Chol, Kang Chol harus hengkang dari negeri Jiran dalam 48 jam sejak keputusan tersebut keluar Sabtu kemarin. Pengusiran Duta besar Korea Utara untuk Malaysia Kang Chol berkaitan dengan kematian Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur Malaysia pada 13 Februari 2017 lalu. Malaysia tidak secara langsung menyalahkan Korea Utara atas serangan itu namun ada kecurigaan Pyongyang bertanggung jawab. Namun Dubes Korea Utara Kang Chol justru menuding ada interpensi pihak lain dalam penanganan kasus yang dilakukan Malaysia.

Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Haman menuntut permintaan maaf dari perwakilan diplomatik Korea Utara atas pernyataan tersebut namun tidak ada satupun utusan rezim Kim Jong Un yang menyatakan permintaan maaf. Pemerintah Malaysia memutuskan untuk mengusir Duta Besar Korea Utara Kang Chol dalam 48 jam sejak keputusan tersebut keluar Sabtu kemarin Kang Chol harus hengkang dari negeri jiran. Malaysia merupakan satu dari sedikit negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara.

Pembebasan visa bagi warga Korea Utara yang datang ke Malaysia juga telah di cabut Pemerintah Malaysia sebelumnya seorang warga Korea Utara Ri Jong Chol telah dideportasi oleh Malaysia, Ri Jong Chol dituduh terlibat dalam pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara namun karena tidak cukup bukti Ri Jong Chol akhirnya di bebaskan dan dideportasi.

Di depan wartawan Ri Tong Il mantan Wakil Duta Besar Korea Utara untuk PBB menyatakan bahwa Kim Jong Nam yang di paspornya menggunakan nama Kim Chol sedang menjalani pengobatan penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi. Ri Tong Il pun yakin bahwa Jong Nam meninggal bukan karena di racun namun karena sakit jantung, Ri Tong Il menambahkan bahwa setiap bepergian Jong Nam selalu membawa obat untuk penyakitnya, Ri meragukan bahwa Jong Nam meninggal karena racun VX seperti yang di umumkan pihak Kepolisian Malaysia.

"menurut informasi yang kami punya, Kim Chol memiliki masalah. Dia memiliki catatan penyakit infeksi kardinal utama, dengan kata lain penyakit jantung dan dari waktu ke waktu telah menjalani pengobatan sementara sampai dirawat di rumah sakit. Dalam kondisi normal dia tidak bisa melakukan perjalanan tanpa obat-obatnya. Menurut pengumuman dari sumber Kementerian Kesehatan Umum Malaysia yang melakukan pemeriksaan post exam dan post mortem, ada obat-obatan untuk penyakit diabetes, jantung dan darah tinggi juga pihak Kementerian berpendapat bahwa terkait kesetiaannya, Jong Nam seharusnya dilarang bepergian tanpa obat obatnya. Ada indikasi kuat bahwa penyebab kematian adalah sakit jantung. Seperti yang pertama kali dikatakan oleh Kemeterian Kesehatan Umum Malaysia." ucap Ri Tong Il Juru Bicara Pemerintah Korea Utara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar